Profil BBI

Sejarah Berdirinya BBI

Sekitar awal tahun 2011, Hernadi Tanzil (bukuygkubaca.blogspot.com) terlibat pembicaraan dengan   Okta Wiguna (bukunya.com). Pembicaraan tersebut membahas seputar keberadaan blog yang khusus mengulas buku di Indonesia. Dari pembicaraan ini, terbersit ide di benak Pak Tanzil untuk mendata blog-blog yang mengulas buku tersebut (selanjutnya disebut blog buku) yang ada di Indonesia. Proyek ini bermula dari satu thread khusus di Goodreads Indonesia yang dibuat oleh beliau dan bertujuan untuk menampung informasi dari member Goodreads mengenai blog-blog yang dianggap sebagai blog buku. Adapun kriteria yang dibuat untuk mengklasifikasikan sebuah blog buku pada saat itu adalah; Pertama, blog yang masuk di daftar harus berisikan segala sesuatu tentang buku. Dan kedua, blog tersebut minimal diupdate 3 bulan sebelum didaftarkan.

Daftar blog buku Indonesia kemudian ditampilkan pada salah satu thread di group Goodreads Indonesia dan media sosial. Daftar ini ternyata menarik perhatian para blogger buku. Selanjutnya, perjumpaan tiga sahabat blogger di dunia maya mengawali terbentuknya wadah komunikasi para blogger buku di Facebook. Ana (bukunyasapi.blogspot.com), Ally (bacaan-ally.blogspot.com), dan Mia (miamembaca.wordpress.com) bersepakat membentuk komunitas khusus para blogger buku yang dinamai komunitas Blogger Buku Indonesia (BBI) di group Facebook pada tanggal 21 April 2011. Jumlah anggota per 31 Desember 2011 sebanyak 39 anggota, sementara hingga 31 Desember 2012, jumlah anggota yang terdaftar sebanyak 105 anggota.

Masing-masing anggota minimal mengelola satu blog buku. Bahkan, para blogger ada juga yang mengkhususkan blognya pada jenis bacaan tertentu. Dampak grup BBI di FB ini cukup nyata. Pada akhir tahun 2011, Fanda berdiferensiasi dengan blog buku yang khusus berisikan resensi buku klasik di klasikfanda.blogspot.com. Selanjutnya Amang mencoba menerobos dunia menulis di blog dengan meluncurkan video blog buku di alinea-tv.blogspot.com. Hal ini menunjukkan bahwa para blogger buku berinovasi membawa buku ke ruang publik melalui media blog agar dunia literasi Indonesia semakin kaya dengan kehadiran blog-blog buku yang bervariasi. Selain itu, untuk menjangkau lebih banyak lagi blogger buku untuk terlibat dan menginfromasikan kegiatan dan update terbaru dari para blogger buku, maka pada tanggal 27 September 2011 dibuatlah akun twitter BBI dengan nama @BBI_2011.

Dengan berkembangnya komunitas BBI, muncul ide-ide di kalangan anggota agar kegiatan membaca menjadi suatu kegiatan yang mengasyikkan. Akhirnya sebagian besar anggota BBI merasa perlu untuk membentuk suatu organisasi yang punya visi, misi serta didukung perangkat organisasi yang jelas. Atas inisiatif Tezar (kumembaca.blogspot.com), dibuatlah polling untuk memilih ketua BBI. Berdasarkan suara mayoritas, terpilihlah Helvry (blogbukuhelvry.blogspot.com) sebagai ketua BBI pada 21 Desember 2012.

Langkah selanjutnya adalah membentuk pengurus baru. Tim formatur yang terdiri dari Helvry, Angela, dan Renanda menyusun rancangan organisasi BBI, termasuk di dalamnya menyusun visi, misi, serta nilai-nilai inti yang menjadi tujuan BBI. Dan pada 11 Januari 2013, diumumkanlah kepengurusan BBI untuk pertama kalinya.

Setelah terbentuk pengurus baru, BBI melakukan pendaftaran ulang bagi anggota grup BBI di FB. Tujuannya untuk mendata kembali anggota yang bersedia memberikan komitmen untuk ikut berkontribusi pada dunia perbukuan lewat blognya serta patuh pada aturan main BBI. Bagi blogger yang telah terdaftar ulang kemudian diberikan nomor ID anggota BBI yang dipasang di blog bukunya masing-masing.

Tujuan

Blogger Buku Indonesia (BBI) menyadari, bahwa sebagai organisasi, BBI haruslah memiliki tujuan dan cita-cita. BBI merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia buku di Indonesia lewat menulis di blog.


Visi

Menjadi komunitas blogger Indonesia yang peduli terhadap dunia perbukuan.


Misi

Menjadikan blog buku sebagai wadah yang dapat dipercaya oleh dunia perbukuan Indonesia


Nilai Inti

Sharing

Anggota BBI menyenangi kegiatan membaca dan ingin berbagi kesenangan itu dengan menyebarluaskannya lewat blog.

Excellence

Setiap anggota BBI berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi dunia perbukuan Indonesia. Dengan membaca dan berlatih menulis secara konsisten diharapkan anggota BBI akan memberikan kualitas yang terbaik.

Fellowship

Setiap anggota BBI menyadari bahwa tujuan akan lebih mudah tercapai jika masing-masing memberi dukungan dan aksi nyata.


Strategi

Membangun kapasitas 

Merupakan perwujudan dari nilai inti BBI, excellence, di mana BBI berusaha membangun kapasitas setiap anggota melalui peningkatan pengetahuan, pengembangan keterampilan menulis, maupun pengembangan pengelolaan blog. Dengan demikian, para blogger dapat berkarya secara profesional.

Mewujudkan organisasi berbasis ilmu pengetahuan

Merupakan perwujudan dari nilai inti BBI, sharing dan fellowship, di mana bagi internal organisasi BBI adalah penting untuk meningkatkan pengetahuan. Pengetahuan yang dimiliki harus dibuat dan dibagikan secara sistematis, sehingga pengetahuan tersebut semakin banyak dan memberi dampak pada seluruh anggota BBI serta bagi insan perbukuan Indonesia.